Langsung ke konten utama

Cinta Lama Belum Kelar ?

Ya sesuai dengan judulnya,kali ini aku akan bercerita tentang cinta lama belum kelar yang terjadi pada seseorang. Sebut saja namanya "mawar" hehe.

Beberapa waktu lalu,mawar menghubungi ku via salah satu medsos. Dia bilang kalau dia ingin bertemu denganku dan menceritakan sesuatu yg sangat penting. Aku pun melihat jadwal aktivitas dan menentukan tanggal pertemuan.
Saat hari H tiba,aku bertemu dengannya di salah satu tempat tongkrongan anak muda. Aku menanyakan hal penting apa yg ingin dia sampaikan namun dia diam sejenak dan menatap ke depan dengan pandangan kosong. Aku pun menyadarkan nya dari kelamunannya dan menunggu beberapa saat sampai dia berbicara.

5 menit
10 menit
15 menit
Akhirnya dia mulai berbicara.
"Aku bingung ly" ucapnya sambil menundukkan kepala.
"Bingung? Bingung kenapa?"
"Kamu tau kan kalau aku udah punya pacar?"
"Ya. Lalu?"
"Beberapa hari lalu tiba2 mantanku muncul. Dia pacar ke-2 ku ly".
"Ok" jawab ku mulai serius mendengarkan
"Kami berkomunikasi lagi via whatsapp. Dia memberikan perhatian yang banyak dimana pacarku sendiri tidak memberikan hal itu kepadaku".
Dia menarik nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan ceritanya "hubunganku dengan pacarku mulai renggang beberapa bulan ini. Dia mulai cuek,kasar dan tidak pernah ada waktu untukku ly. Padahal dulu saat LDR,dia selalu memberikan perhatian dan over protektif tapi sekarang saat udah dekat? Nihil !!".
"Haa?" Ucapku kaget
"Yah. Dia berubah 360 derajat dari saat LDR. Nah,saat dia berubah seperti itu,mantanku muncul lagi ly dan memberikan kehangatan yang udah lama hilang dari hatiku".
"Aku mulai sayang sama dia ly tapi aku juga gak tega ninggalin pacarku yang udah bertahun-tahun hidup dengan ku. Menurut mu,aku harus bagaiman?" tanyanya dengan bingung
Aku diam sejenak dan memikirkan kata-kata yang tepat untuknya "jujur,aku juga bingung sebenarnya war. Saranku,coba di omongin baik-baik dulu soal hubunganmu dengan pacarmu,tanya mau di bawa kemana hubungan kalian? Dan apa alasan dia berubah? Setelah itu baru kamu ambil keputusan yang tepat untukmu dan mereka berdua. Dan apapun keputusanmu nanti,kamu tidak boleh menyesalinya".
"Iya ly. Mantanku ini tau kalau aku udah punya pacar".
"Lah terus?" tanyaku sedikit kaget.
"Dia pernah bilang kalau dia sebenarnya masih sayang sama ku dan udah lama nyariin aku. Dia juga bilang kalau misalnya aku mau balikan sama dia,dia akan serius sama ku. Aku minta waktu sama dia untuk memikirkan semuanya. Aku juga sempat menyinggung soal itu ke pacarku.
"Nyinggung gimana maksudnya war?" tanyaku mulai penasaran
"Yah,aku pernah tanya ke pacarku 'gimana kalau ada laki-laki suka samaku dan dia langsung melamar aku?' "
"Terus-terus?"
"Dia malah jawab 'terserahmu kalau memang itu pilihanmu' balasnya mulai meneteskan air mata

What??
Jawaban apa seperti itu???
"Terus gimana lagi war?" tanyaku mulai memelankan suara
Dia masih menangis tersedu-sedu.
"Aku sedih sebenarnya ly mendengar jawaban dia seperti itu. Sebelumnya aku juga berdoa minta petunjuk Tuhan,siapa sebenarnya jodohku. Aku minta,kalau jodohku adalah pacarku sekarang tolong jauhkan aku dari mantanku begitu sebaliknya. Setelah aku dengar jawaban dia seperti itu,aku merasa di jauhkan dari dia ly".
"Ya kalau kamu merasanya seperti itu,kamu tinggal ambil keputusan war. Ingat,umurmu tidak muda lagi. Tapi walaupun begitu,ambilnya jangan tergesa-gesa agar kamu tidak menyesal nantinya."
"Iya ly"
"Yaudah kamu banyak-banyak berdoa ya. Pikirkan baik-baik. Kalau kamu butuh teman sharing lagi,hubungi aja aku,aku siap dengarin kapanpun itu" jawabku menyemangati sembari tersenyum
"Thanks ya ly" balasnya sambil tersenyum

Beberapa minggu kemudian,aku mendapat kabar bahwa dia memilih mantannya dibanding pacarnya,walau banyak rintangan dan peristiwa yang terjadi.
Yah,semoga saja dia tidak salah memilih dan tidak menyesali Pilihannya ;')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepotong Luka yang Dalam

Malam readers. Gimana kabar kalian? Aku harap baik dan sehat selalu yaa hehe. Lama udah gak nulis nih. Dari kemarin ingin nulis sesuatu tapi bingung memulai darimana. Oke malam ini aku bakalan nulis sedikit pengalaman pribadi,baca sampai habis yaa guys. Kritik dan saran sangat-sangat dibutuhkan dalam setiap tulisanku. Jangan pernah bosan juga untuk membaca tulisan-tulisan ku yang jarang ini yaa :') Berawal dari tulisanku yang judul nya "Cinta lama belum kelar?" Setelah peristiwa itu,aku mengalami peristiwa yang dinamakan Putus Cinta. Yaps,you know lah gimana rasanya dan galaunya aku. Aku bahkan menyalahkan diriku sendiri dan bahkan gak bisa memaafkan. Setiap berhadapan dengan kaca dan melihat cerminan diriku dibaliknya,aku merasa marah dan bahkan jijik dengan diriku sendiri. Jangan tanya alasannya kenapa,karena yang akan aku bahas bukan itu. Beberapa bulan harus melewati fase-fase itu sampai suatu saat seorang teman menyarankan menggunakan salah satu aplikasi pencaria...

Sesal yang Tak Berarti

Selamat malam readers.. Bagaimana hari mu? Menyenangkan? Semoga jawabannya "iya". Well.. Aku ingin berbagi denganmu sedikit kisah nyata dari seseorang yang tidak ingin nama nya di publikasikan (takut jadi artis mendadak dia hahaha) dan tentu mendapat ijin share dari yang bersangkutan. Ok,kita mulai dari hari kamis lalu. Aku merasakan getaran yg begitu hebat di paha ku berkali-kali. Ingin sekali ku terima panggilan masuk tersebut,namun aku gak bisa (posisi sedang bekerja). Aku menunggu waktu yg tepat untuk melirik handphone ku yg sedari tadi tiada hentinya bergetar. Waktu tepat menunjukkan pukul 12.00. Saatnya makan siang. Aku langsung bergegas menuju pantry dan mengambil jatah makan siangku. Tak lupa juga aku segera mengambil handphone ku dengan rasa penasaran. Waw.. Ada 10 panggilan tak terjawab,5 pesan singkat dan 5 chattingan di sosmed. Itu semua dari 1 orang yang sama. Tidak biasanya dia mencariku sebegitunya. Aku langsung mendaratkan jemariku dilayar handphone dan ...

Harapan Terbodoh

Mengapa harus ada perbedaan? Apakah perbedaan itu di ciptakan agar saling melengkapi? Jika jawabannya "ya",mengapa masih banyak yang berselisih paham karena perbedaan tersebut? Mengapa banyak tetesan air mata dan bahkan darah yang mengucur akibat dari perbedaan tersebut? Lelah? Ya aku merasa lelah dengan semuanya. Ingin rasanya ku hentikan waktu sejenak,agar aku bisa bernafas lega dari kesesakan ini. Entahlah. Mungkin itu harapan terbodoh yang aku impikan.