Langsung ke konten utama

Harapan Terbodoh

Mengapa harus ada perbedaan? Apakah perbedaan itu di ciptakan agar saling melengkapi? Jika jawabannya "ya",mengapa masih banyak yang berselisih paham karena perbedaan tersebut? Mengapa banyak tetesan air mata dan bahkan darah yang mengucur akibat dari perbedaan tersebut? Lelah? Ya aku merasa lelah dengan semuanya. Ingin rasanya ku hentikan waktu sejenak,agar aku bisa bernafas lega dari kesesakan ini. Entahlah. Mungkin itu harapan terbodoh yang aku impikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepotong Luka yang Dalam

Malam readers. Gimana kabar kalian? Aku harap baik dan sehat selalu yaa hehe. Lama udah gak nulis nih. Dari kemarin ingin nulis sesuatu tapi bingung memulai darimana. Oke malam ini aku bakalan nulis sedikit pengalaman pribadi,baca sampai habis yaa guys. Kritik dan saran sangat-sangat dibutuhkan dalam setiap tulisanku. Jangan pernah bosan juga untuk membaca tulisan-tulisan ku yang jarang ini yaa :') Berawal dari tulisanku yang judul nya "Cinta lama belum kelar?" Setelah peristiwa itu,aku mengalami peristiwa yang dinamakan Putus Cinta. Yaps,you know lah gimana rasanya dan galaunya aku. Aku bahkan menyalahkan diriku sendiri dan bahkan gak bisa memaafkan. Setiap berhadapan dengan kaca dan melihat cerminan diriku dibaliknya,aku merasa marah dan bahkan jijik dengan diriku sendiri. Jangan tanya alasannya kenapa,karena yang akan aku bahas bukan itu. Beberapa bulan harus melewati fase-fase itu sampai suatu saat seorang teman menyarankan menggunakan salah satu aplikasi pencaria...

Sesal yang Tak Berarti

Selamat malam readers.. Bagaimana hari mu? Menyenangkan? Semoga jawabannya "iya". Well.. Aku ingin berbagi denganmu sedikit kisah nyata dari seseorang yang tidak ingin nama nya di publikasikan (takut jadi artis mendadak dia hahaha) dan tentu mendapat ijin share dari yang bersangkutan. Ok,kita mulai dari hari kamis lalu. Aku merasakan getaran yg begitu hebat di paha ku berkali-kali. Ingin sekali ku terima panggilan masuk tersebut,namun aku gak bisa (posisi sedang bekerja). Aku menunggu waktu yg tepat untuk melirik handphone ku yg sedari tadi tiada hentinya bergetar. Waktu tepat menunjukkan pukul 12.00. Saatnya makan siang. Aku langsung bergegas menuju pantry dan mengambil jatah makan siangku. Tak lupa juga aku segera mengambil handphone ku dengan rasa penasaran. Waw.. Ada 10 panggilan tak terjawab,5 pesan singkat dan 5 chattingan di sosmed. Itu semua dari 1 orang yang sama. Tidak biasanya dia mencariku sebegitunya. Aku langsung mendaratkan jemariku dilayar handphone dan ...